Sumando Kembali Pulang, Manda Cingi: “Terlanjur Cinta Dan Keluarga”
#Kabar Perusahaan,#News Update,
Oleh: SPFC Admin, Minggu, 9 Mei 2021

Padang – Setelah memperkenalkan empat pemain baru sebelumnya, Management Semen Padang FC (SPFC) kembali memperkenalkan satu nama lagi yang akan membela panji kebanggaan tim Urang Awak di Liga 2 2021. Hal ini sesuai janji Management sebelumnya yang akan merilis satu persatu pemain yang sudah resmi dikontrak sebanyak 25 pemain.

Pemain anyar selanjutnya yang resmi berseragam SPFC adalah gelandang serba-bisa, Manda Cingi. Pemain asal Lampung ini bukanlah nama asing lagi di tim SPFC, identik dengan nomor punggung 19, Manda Cingi merupakan bagian penting tim SPFC saat berlaga di Liga 2 musim 2018 dan berhasil membawa Kabau Sirah promosi ke Liga 1 untuk musim 2019. Manda Cingi yang juga mendapatkan jodoh “Urang Solok” ini, membela SPFC selama dua tahun sampai musim Liga 1 2019.

Kembalinya Manda Cingi mengisi skuad Kabau Sirah, ibarat Sumando Pulang Kampuang yang diharapkan mampu membawa tim kembali berprestasi. Rasa cinta kepada tim membuat Manda Cingi ingin membawa SPFC kembali ke Liga 1.

“Alasan saya balik ke SPFC karena emang saya sudah terlanjur cinta sama tim Kabau Sirah. Walaupun baru 2 tahun saya bermain disini, tapi banyak yang membuat saya terkesan. Salah satunya kita pernah mencatatkan sejarah bersama pada tahun 2018, kita berjuang bersama dengan rasa memiliki dan kekeluargaan, akhirnya lolos ke kasta tertinggi,” ujar Manda, Minggu (9/5).

“Sama halnya ditahun 2021 ini, target dan tujuan saya akan kembali membawa balik tim ini kembali ke habibatnya yaitu ke liga 1. Kita akan berjuang bersama-sama kembali untuk mencapai tujuan itu,” tambah Manda.

Selain itu, hal lain yang melatarbelakangi Manda Cingi untuk kembali adalah faktor keluarga. Meski banyak tim liga 1 dan liga 2 tertarik dan menyatakan minatnya merekrut Manda, namun Ia lebih memilih membela tim kampung halaman istrinya.

“Kalo boleh saya jujur, kembalinya saya ditahun ini ke Padang itu juga karena faktor istri, Ibu dan Bapak mertua saya. Banyak tawaran dari liga 1 dan 2 ,tapi istri saya bilang dia gak akan mengijinkan saya ke klub selain SPFC tahun ini,” pungkasnya.

Terpisah, Manager SPFC, Effendi Syahputra mengatakan, memulangkan kembali Manda Cingi karena menurut tim pelatih dan Manajemen, Manda adalah sosok yang komplit dan berkualitas sebagai pemain tengah yang dibutuhkan tim. Selain itu, Manda dinilai sosok yang memiliki dedikasi tinggi untuk tim.

“Kita menarik kembali Manda, karena kita melihat dia sudah paham dengan filosofi sepakbola Kabau Sirah. Selain itu, untuk saat ini diposisinya juga kita perlu seorang dirigen permainan yang berkualitas,” ujar Effendi.

“Kita juga melihat Manda juga punya hati untuk main di Padang. Dia punya loyalitas untuk klub ini, sehingga kami yakin dia akan memberikan 110% dari kemampuannya, insyaallah.” tutup Effendi.