Liga Belum Jelas Kabau Sirah Gagal Ikat Irsyad dan Leo
#Kabar Perusahaan,#News Update,
Oleh: SPFC Admin, Senin, 15 Mar 2021

Padang – Manejemen Semen Padang FC memastikan batal mengikat Irsyad Maulana dan Leo Guntara. Kedua pemain tersebut terpaksa harus diikhlaskan berseragam klub lain, mengingat belum adanya kepastian bergulirnya Kompetisi Liga 2 tahun 2021.

Sebelumnya, kedua pemain asli Ranah Minang itu berstatus pinjaman dari PSM Makasar pada tahun 2020. Meski Manejemen sudah memastikan akan mengikat kontrak kedua pemain di tahun 2021 ini, namun urung terjadi mengingat belum adanya kepatian dari PSSI dan LIB untuk menggelar Kompetisi Liga 2.

Manejer Semen Padang FC yang sekaligus Direktur Operasional PT Kabau Sirah Semen Padang, Effendi Syahputra mengatakan, tidak jelasnya kompetisi Liga 2 musim ini, membuat sulit bagi klub untuk mengikat kedua pemain terbaik Sumbar ini. Sementara sebagai pemain Profesional, keduanya tentu membutuhkan kepastian.

“Liga 2 belum tau kapan akan di mulai, kita jadi sulit untuk merekrut dan memastikan pemain yang akan kita pakai. Mereka kan pemain profesional, jadi mereka butuh kepastian,” ujar Effendi.

Ia pun merasa berdosa, jika tetap menahan ego untuk memaksakan kedua pemain tetap menunggu kepastian bergulirnya Liga 2 dan tetap bersama SPFC. Disatu sisi, telah banyak klub Liga 1 yang akan meminang kedua pemain tersebut.

“Berdosa rasanya bagi kami menahan-nahan dengan ego kami memaksakan keduanya bermain di Liga 2. Sementara ada kesempatan bagi mereka untuk beraksi di kasta tertinggi kompetisi kita, tentu sebuah kebanggaan juga buat kita, alumnus kita tersebut menjadi bintang di Liga 1,” tambahnya.

Meski tak berjodoh, namun Effendi mewakili Manejemen menyampaikan terimakasih kepada Irsyad dan Leo yang sebelumnya telah ditebus klub dari PSM. Ia berharap, kedua pemain tersebut dapat sukses berkarir di klub lain dan sepakbola nasional, serta dapat membawa harum nama Ranah Minang dimanapun mereka bermain.

“Klub mengucapkan terima kasih kepada Leo dan Irsyad, yang kendati telah di tebus dari PSM namun saat ini belom dapat di permanenkan kembali. Kita doakan bersama, semoga kedua pemain kebanggaan kita ini sukses di blantika sepakbola nasional dan membawa harum nama sepakbola Ranah Minang,” tutup Effendi.