Semen Padang Juara

Wasit Anulir Gol Bahtiyar, Kabau Sirah Kalah Dari Karawang

KARAWANG – Semen Padang FC gagal memetik poin penuh saat melakoni laga ke-15 melawan Persika Karawang, Minggu 9 September 2018. Anak asuh Syafrianto Rusli harus menerima kekalahan dengan skor tipis 1-0 lewat gol tunggal Rezky Ikhwan pada menit ke-73 lewat titik putih.

Namun, hasil ini masih membuat Semen Padang FC bertengger di puncak klasemen sementara Liga 2 dengan torehan poin 29. Sebaliknya, Persika Karawang yang berada di dasar klasemen naik satu peringkat ke posisi 11 dengan torehan poin 15.

Pelatih Kepala Semen Padang FC, Syafrianto Rusli usai laga mengatakan, pertandingan berlangsung cukup bagus. Dia juga mengucapkan selamat kepada tim tuan rumah yang menang dan meraih poin sempurna.

“Kami telah bermain cukup bagus tapi keputusan wasit yang tidak berpihak. Secara skema, kami telah bermain dengan lancar dan benar,” kata Syafrianto didampingi Afriansyah.

Ia menjelaskan bahwa timnya kecolongan melalui titik putih atau penalti. Menurutnya, beberapa peluang yang didapatkan anak asuhnya belum maksimal untuk berbuah gol.

“Untuk peluang lawan boleh dikatakan tidak ada, tapi inilah sepakbola Indonesia dan kondisinya seperti ini. Kami akan berusaha berbenah bermain ke depannya terutama bermain di kandang,” ujar Syafrianto.

Meskipun menerima kekalahan tersebut, ia tidak dapat menutupi kekecewaannya akan keputusan yang diberikan hakim pertandingan yaitu Arief Saefuddin bersama Yoni Fitri Wahyudi dan Suparman. Terutama, saat satu gol Semen Padang FC lewat pemain belakang, Bahtiyar yang dianulir karena dinyatakan offside.

“Yang jadi tanya besar bagi kami adalah mengapa bola cut back kok dinyatakan offside. Kemudian, kartu merah yang diberikan di akhir pertandingan. Sliding bersih dan merubah arah bola, kenapa kasih kartu? Kecuali kalau tidak mengenai bola itu lain masalah,” katanya.

Leave a Reply